πŸ€„ Untuk Mencegah Terjadinya Perburuan Liar Oleh Manusia Maka Pemerintah

MakalahBudi Pekerti (Mencegah Kerusakan Lingkungan) BAB I. PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG. Masalah lingkungan Hidup pada hakekatnya merupakan ketidaknormalan kondisi ekosistem. Hal ini terjadi karena tidak berfungsinya secara wajar salah satu atau beberapa unsur ekosistem yang akibatnya dapat diraskan oleh manusia. Masalah lingkungan terjadi Dibawah ini akan diuraikan beberapa pendekatan neo-humanis dalam mencegah dan mengurangi terjadinya penebangan hutan secara liar : Penduduk lokal biasanya bergantung pada penebangan hutan di hutan hujan untuk kayu bakar dan bahan bangunan. Pada masa lalu, praktek-praktek semacam itu biasanya tidak terlalu merusak ekosistem. Makadari itu, perburuan dan perdagangan liar harus segera dihentikan. Pemerintah serta pihak yang berwajib harus segera membuat program untuk mencegah hal tersebut semakin meluas dan bertambah parah. Partisipasimasyarakat dalam mencegah terjadinya perburuan satwal liar di kawasan pelestarian alam tersebut dijamin oleh undang-undang. Dalam UU no 41 tahun 1999 tentang Kehutanan pasal 69 disebutkan bahwa masyarakat berkewajiban untuk ikut serta memelihara dan menjaga kawasan hutan dari gangguan dan perusakan. vnSCu. 13. Untuk mencegah terjadinya perburuanliar oleh manusia maka ....a. Pemerintah mengadakan lombaberburu xb. Pemerintah menetapkan Undang-Undang yang tegas √c. Pemerintah mendanai perburuanhewan xd. Pemerintah bekerja sama denganpemburu xBerarti jawabannya adalah "b. Pemerintah menetapkan Undang-Undang yang tegas"-*Semoga membantu*Maaf kalau salah*Kalau benar, mohon utk di jadikan jawaban tercerdas ya!stopjawabhapussemangat Hutan menjadi tempat tinggal bagi berbagai macam spesies hewan dan tumbuhan yang ada di seluruh dunia. Hampir sebagian besar hutan yang ada di dunia termasuk ke dalam hutan hujan tropis termasuk hutan yang berada di Indonesia dan Hutan Amazon. Tidak hanya itu saja, hutan memberikan berbagai manfaat bagi semua makhluk hidup seperti penyedia sumber daya alam seperti air dan hasil hutan lainnya, penghasil oksigen dunia, penyeimbang siklus siklus hidrologi, siklus karbon, pencegah tanah longsong dan erosi dan masih banyak berjalannya waktu, jumlah populasi manusia di muka bumi terus bertambah. Tidak heran jika banyak hutan telah beralih fungsi menjadi kawasan pemukiman guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi manusia Baca Dampak Positif Dan Negatif Pengalihan Lahan Hutan Untuk Perumahan. Untuk itulah berbagi macam tindakan dilakukan salah satunya dengan melakukan penggundulan hutan atau lebih dikenal dengan istilah deforestasi merupakan suatu tindakan pengerusakan hutan dengan cara menebang pepohonan secara liar atau berlebihan. Akibatnya kawasan hutan terlihat β€œgundul” atau tidak ada lagi pohon yang tumbuh di kawasan tersebut. Sebenarnya penebangan pohon yang berada di hutan diperbolehkan, hanya saja terdapat beberapa aturan ketika melakukan penebangan pohon. Di Indonesia terdapat kawasan yang disebut sebagai hutan produksi. Hutan produksi dibuat sebagai kawasan yang memang diperuntukan diambil hasil alamnya yaitu kayu. Di dalam hutan produksi juga tidak semua pohon ditebang, hanya pohon yang sudah memasuki usia tertentu atau tebang pilih yang bisa dilakukan di kawasan yang telah dijelaskan di atas, deforestasi atau pembalakan liar semakin marak terjadi. Hasil hutan berupa kayu memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di pasaran. Maka tidak heran banyak pihak yang rela melakukan kegiatan tersebut meskipun dengan cara yang tidak resmi atau ilegal. Ada banyak penyebab mengapa pembalakan liar terus ada, antara lainPerolehan izin yang cukup mudah dari beberapa lembaga sehingga membiarkan siapapun dapat menebang pohon, meskipun bukan kawasan hutan kayu yang terus meningkat terutama di daerah perkotaan guna menjalankan lahan baru demi dijadikan sebagai lahan pertanian, perumahan, jalan raya dan juga kawasan sumber daya alam lain seperti minyak dan batu adanya pembalakan liar tersebut tidak menutup kemungkinan memberikan berbagai dampak. Sebagian besar dampak tersebut mencangkup kawasan di sekitar hutan maupun jauh dari hutan. Dampak – dampak tersebut antara lainHilang pepohonan yang ada di hutan, maka sumber daya alam juga turut hilang, salah satunya yaitu air. Selama ini air – air yang berada di hutan terjaga dengan cara diserap oleh akar – akar tanaman. Jika pohon – pohon di hutan menghilang, tidak menutup kemungkinan terjadi penurunan ketersediaan air tanah itu keanekaragaman hayati yang terdapat di dalam hutan. Perlu diketahui jika hutan hujan tropis hanyalah sekitar 6% dari total kawasan yang di permukaan bumi. Namun, hutan menjadi tempat tinggal dari lebih dari 80 % – 90% spesies yang ada di muka bumi. Tidak heran jika banyak spesies tanaman maupun hewan mengalami kepunahan setiap terjadi bencana alam seperti tanah longsor, banjir bandang, dan erosi Baca Macam – Macam Erosi. Kita tahu jika hutan menjadi tempat yang tepat dalam menyerap air hujan ketika hujan turun dengan lebat. Jika akar pohon yang berfungsi menyerap air dan juga mencengkram tanah di sekitar hilang, tidak menutup kemungkinan akan terjadi tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang wilayah di bagian bawah pemanasan global. Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang membutuhkan karbon monoksida dalam proses pembuatan makanan atau lebih dikenal dengan sebutan fotosintesis. Hasil dari fotosintesis tersebut berupa karbohidrat dan juga oksigen. Jika hutan yang dikenal sebagai paru – paru dunia menghilang, bisa dipastikan jumlah karbon monoksida yang ada di udara mengalami peningkatan. Jika sudah begitu, pemanasan global sudah tidak dapat terhindari pembalakan liar hanya memberikan kerugian bagi semua pihak. Untuk itulah perlu dilakukan tindakan pencegahan guna mengurangi terjadinya pembalakan liar dikemudian hari. Hal – hal yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikutMelakukan penyuluhan kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan. Penyuluhan tersebut dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan. Untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat di sekitar terlebih dahulu harus melakukan izin kepada kepala desa setempat. Penyuluhan yang dilakukan secara lisan biasanya dilakukan antar individu ataupun kelompok, sedangkan tulisan dapat berupa peringatan dan juga tanda – tanda mengenai dampak dari pembalakan motivasi kepada masyarakat untuk ikut bertanggung jawab terhadap kerusakan hutan yang telah dilakukan. Untuk melakukan hal ini peran stakeholders sangat diperlukan. Pada kenyataannya banyak masyarakat yang enggan melakukan perawatan dan menjaga lingkungan. Sebagai stakeholder bisa melakukan tindakan seperti reboisasi atau penanaman hutan kembali di wilayah hutan rakyat, tidak membuang sampah sembarangan, memanfaatkan sumber daya alam lain selain kayu dan lain pengawasan guna melakukan pengendalian dan pengelolaan lahan hutan. Perlu adanya peran aktif seluruh masyarakat termasuk pemerintah setempat guna menghindari pembalakan liar. Jika hanya dilakukan oleh satu pihak saja, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan peraturan undang – undang tentang pembalakan liar. Peraturan tersebut dapat berupa pembatasan jumlah penebangan hutan, perencanaan penebangan hutan, kewajiban menanam kembali pohon yang telah ditebang, serta memberantas penebangan kayu secara liar atau hukuman atau sangsi kepada pihak manapun yang telah melanggar peraturan mengenai pembalakan liar. Sangki atau hukuman tersebut dapat berupa teguran, ancaman, hingga hukuman penjara atau berdasarkan hukum yang berlaku. Dengan begitu, pelaku – pelaku pembalakan liar akan merasa jera dan diharapkan tidak akan mengulangi lagi tindakan tadi beberapa cara yang bisa dilakukan guna mencegah pembalakan liar. Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya kita turut serta berpartisipasi dalam menjaga hutan agar keberadaannya akan selalu ada hingga ratusan tahun lamanya. Tags deforestasi, hutan, pembalakan liar, penebangan hutan liar, reboisasi Soal essay dan pilgan bab keseimbangan lingkungan ekosistem dan kunci jawaban. Keseimbangan lingkungan dan ekosistem merupakan salah satu materi yang dipelajari pada mata pelajaran IPA SD/MI dan SMP/MTs. Dalam materi tersebut, kita diajari bagaimana menjaga lingkungan yang ada di sekitar kita. Karena lingkungan merupakan tempat tinggal kita. Jika kita tidak mengaja lingkungan agar tetap seimbang, lantas bagaimana kita akan hidup besok? Untuk lebih mendalami tentang keseimbangan lingkungan dan ekosistem, kali ini kami akan membagikan soal dan jawaban bab keseimbangan lingkungan dan ekosistem. Dalam latihan soal tentang keseimbangan lingkungan dan ekosistem ini, ada beberapa materi pokok yang menjadi dasar dalam penyusunan soal, antara lain 1 komponen yang menyusun ekosistem, 2 komponen biotik dan abiotik ekosistem, 3 Memahami interaksi antar komponen biotik antara komponen biotik dengan komponen abiotik. Soal Jawaban Keseimbangan Lingkungan dan Ekosistem Untuk jenis soal yang kami sediakan dalam latihan soal ini terbagi menjadi dua jenis soal, yaitu soal pilihan ganda pilgan, dan soal essay uraian. Tentu saja sudah kami lengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan. Walapun sudah adal kunci jawaban dan pembahasan dalam soal keseimbangan lingkungan dan ekosistem, kami tetap berharap pembaca mengerjakan soal ini dengan teliti. Oya, dalam soal ini kami sediakan soal kategori mudah, sedang, dan sukar sulit Soal Pilihan Ganda 1. Habitat asli hewan bernama orang utan yaitu .... a. Kalimantan b. Irian Jaya c. Sumatra d. Sulawesi 2. Kayu yang banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan perabot rumah tangga yaitu…. a. Kayu Jati b. Kayu Bakau c. Kayu kelapa d. Kayu Randu 3. Pengaruh langsung yang akan dirasakan oleh manusia apabila ular sawah terus diburu yaitu .... a. Jumlah padi bertambah b. Jumlah tikus makin bertambah c. Musnahnya padi d. Jumlah tikus berkurang 4. Di bawah ini merupakan hewan yang sudah mengalami kepunahan yaitu.... a. Harimau Jawa b. Burung cendrawasih c. Badak bercula satu d. Orang utan 5. Suatu unit kehidupan yang di dalamnya terdapat hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya disebut .... a. Lingkungan b. Ekosistem c. Habitat d. Gunung 6. Di bawah ini yang bukan merupakan jenis hewan langka yaitu .... a. Burung cendrawas b. Orang utan c. Gajah sumatra d. Babi hutan 7. Dampak yang akan ditimbulkan karena membuang limbah industri dan sampah di sungai ialah …. a. Ikan di sungai menjadi jinak b. Ikan di sungai menjadi mati c. Ikan di sungai menjadi tambah besar d. Ikan di sungai bertambah banyak 8. Lingkungan yang berupa benda-benda mati disebut lingkungan .... a. antik b. biotik c. biologi d. abiotik 9. Di bawah ini yang bukan merupakan dampak buruk kegiatan manusia terhadap lingkungan yang tidak sesuai aturan yaitu.... a. Terjadi angin topan b. Terjadi kepunahan hewan c. Terjadi bencana banjir d. Terjadi kepunhanan tumbuhan 10. Aktivitas manusia yang tidak dapat menyebabkan banjir yaitu ... a. Pemakaian pestisida yang berlebihan b. Pembuangan sampah ke sungai c. Penebangan hutan secara liar d. Penutupan saluran drainase 11. Di bawah ini merupakan komponen dari lingkungan abiotik adalah .... a. Pohon dan batu b. Tanah dan air c. Hewan dan tumbuhan d. Hewan dan pohon 12. Hewan-hewan dapat menjadi langka dikarenakan ... a. Penghijauan hutan b. Peternakan hewan c. Perburuan liar d. Perawatan hewan di rumah 13. Di bawah ini merupakan komponen yang berada di lingkungan sawah yaitu .... a. ular, padi, tikus, dan belalang b. ular, padi, gajah, dan pasir c. tikus, ular, pohon kelapa, dan pasir d. gajah, ular, macan, dan pepohonan 14. Pohon, gajah, harimau, dan semak-semak merupakan contoh ekosistem yang dapat dijumpai di .... a. Pantai b. Sawah c. Laut d. Hutan 15. Contoh hewan berikut ini yang dilindungi Undang-Undang karena jumlahnya yang langka yaitu.... a. Burung kolibri b. Kambing c. Sapi d. Badak bercula satu 16. Di dalam ekosistem, tumbuhan mempunyai peran sebagai .... a. Pengurai b. Konsumen tingkat I c. Produsen d. Konsumen tingkat II 17. Usaha pelestarian hewan dapat dilakukan dengan cara pendirian .... a. Taman alam b. Cagar alam c. Suaka alam d. Suaka margasatwa 18. Pembukaan lahan baru dengan membakar hutan akan mengakibatkan …. a. Hewan dan tumbuhan cepat berkembang biak b. Tanah menjadi semakin subur c. Populasi hewan menurun d. Habitat hutan menjadi bagus 19. Hewan dapat bermanfaat bagi manusia. Akan tetapi, hewan bisa saja mengalami kepunahan apabila .... a. Dilindungi di suaka margasatwa b. Diternak dan dibudidayakan c. Dieksploitasi secara bijak d. Dieksploitasi secara berlebihan 20. Bahan kimia yang dapat digunakan manusia untuk membasmi serangga disebut .... a. Herbisida b. Insectisida c. Fu ngisida d. Anoda 21. Pemakaian pestisida yang berlebihan akan mengakibatkan .... a. Menyuburkan tanah b. Memperbanyak humus c. Mematikan mikroba d. Mematikan ular 22. Apabila dalam ekosistem sawah jumlah ular bertambah banyak, maka jumlah.... a. elang berkurang b. tikus menurun c. tikus meningkat d. gajah bertambah 23. Untuk mencegah terjadinya perburuan liar oleh manusia maka pemerintah.... a. bekerja sama dengan pemburu b. menetapkan Undang-Undang yang tegas c. mengadakan lomba berburu d. mendanai perburuan hewan 24. Penanaman hutan kembali disebut.... a. Abrasi b. Reboisasi c. Reorganisasi d. Erosi 25. Pemanfaatan kayu sebagai bahan baku mebel dapat dikendalikan dengan cara melakukan .... a. Melakukan tebang liar b. Penebangan hutan secara banyak c. Pembakaran hutan d. Melakukan tebang pilih 26. Kawasan hutan yang ditebangi, kemudian menyisakan kawasan hutan yang kecil adalah salah satu contoh dampak over eksploitasi ekosistem yaitu …. a. Berkurangnya sumber daya alam terbaharui b. Fragmentasi habitat c. Introduksi spesies asing d. Terganggunya aliran energi dalam ekosistem 27. Di bawah ini yang bukan termasuk gangguan alam terhadap lingkungan yang sangat merusak yaitu ... a. Hujan b. Kebakaran c. Badai d. Gempa bumi 28. Di bawah iniyang bukan merupakan gejala terjadinya pemanasan global adalah ... a. Satelit bergerak lebih cepat b. Kebakaran hutan besar-besaran c. Ketinggian gunung berkurang d. Situs purbakala cepat rusak 29. Efek rumah kaca adalah masalah lingkungan yang terjadi secara global. Faktor penyebab efek rumah kaca yaitu …. a. Kadar bahan pencemar b. Kelembaban udara c. Kadar CO2 di atmosfer d. Kadar partikulat udara 30. Pencemaran udara bisa dicegah dengan cara ... a. Kadar insektisida dikurangi b. Penghijauan di kota-kota besar c. Penggunaan pupuk kimia dengan cara dan jumlah yang tepat d. Air limbah pabrik tidak dibuang melalui pemukiman penduduk Soal Essay 1. Sebutkan berbagai aktivitas manusia yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan! 2. Sebutkan usaha yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menjaga hewan dan tumbuhan agar tidak punah! 3. Sebutkan nama-nama hewan langka yang ada di Indonesia! 4. Mengapa jika ular sawah diburu dengan berlebihan dapat mengakibatkan petani gagal panen? 5. Sebutkan berbagai hal yang dapat mengakibatkan hewan-hewan bisa mengalami kepunahan! 6. Jelaskan pengertian ekosistem ! 7. Sebutkan contoh populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma ! 8. Sebutkan ciri” air tawar dan air laut ! 9. Sebutkan macam rantai makanan ! 10. Sebutkan contoh interaksi antara factor biotic dan abiotik ! Kunci Jawaban Soal Keseimbangan Lingkungan dan Ekosistem Jawaban Soal Pilihan Ganda 1 A 6 D 11 B 16 C 21 C 2 A 7 A 12 C 17 D 22 B 3 B 8 B 13 A 18 C 23 B 4 A 9 A 14 D 19 D 24 B 5 B 10 D 15 D 20 B 25 D Jawaban Soal Essay 1. Beberapa aktivitas manusia yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan yaitu Penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan, Pembuangan limbah secara sembarangan, Perusakan kawasan hutan 2. Berbagai usaha yang dapat dilakukan manusia untuk menjaga hewan dan tumbuhan supaya tidak punah yaitu Pembuatan hutan lindung, Pendirian suaka margasatwa, Pendirian cagar alam 3. Beberapa hewan langka yang ada di Indonesia yaitu Orang utan, Kakaktua Jambul Kuning, Komodo, Burung cendrawasih, Harimau sumatra, Badak bercula satu, Anoa 4. Karena ular sawah merupakan hewan yang memakan tikus di sawah. Apabila ular diburu terus menerus, akan mengakibatkan jumlah ular akan semakin sedikit. Sehingga jumlah tikus bisa terus bertambah karena tidak ada yang memakannya. Sehingga tikus yang banyak itu akan mengakibatkan tanaman-tanaman yang ditanam petani dapat dimakan tikus. Sehingga petani mengalamani gagal panen. 5. Hal-hal yang mengakibatkan hewan bisa mengalami kepunahan yaitu Perbuluran liar, Perusakan lingkungan alam, Terjadinya bencana alam, Eksploitasi dan pemanfaatan hewan secara berlebihan 6. ekosistem yaitu hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan komponen biotic dan komponen abiotiknya dalam satu kesatuan tempat hidup. 7. Contoh populasi Sekelompok harimau yang hidup di hutan. Contoh komunitas Di sebidang sawah terdapat tanaman padi , rumput , walang sangit, ular, ikan mujair , tikus , dan cacing tanah . Contoh ekosistem Kolam , waduk , danau dan rawa termasuk contoh ekosistem air tawar Contoh bioma Bioma Gurun , Hutan gugur , Padang rumput , Taiga , Tundra . 8. –ciri-ciri air tawar mempunyai salinitas rendah lebih rendah dari kadar garam tubuh organisme yang hidup di dalamnya , variasi suhu rendah antara siang dan malam. -cirri-ciir air laut mempunyai salinitas tinggi terutama di daerah tropis . Suhu air laut di daerah tropis berkisar antara 25 – 30 derajat Celcius dan suhu permukaan lebih tinggi dari suhu pada kedalaman laut . 9. Rantai Pemangsa , Rantai Parasit , Rantai Saprofit . 10. Curah hujan dan suhu mempengaruhi jenis tumbuhan yang hidup di suatu tempat ; cacing tanah menyebabkan struktur tanahnya menjadi berongga , sehingga tanah menjadi gembur ; penghijauan menyebabkan kandungan oksigen di udara cukup banyak , sehingga kualitas udara menjadi baik .

untuk mencegah terjadinya perburuan liar oleh manusia maka pemerintah